Belu, Kalam Batu – Satu lagi Tenaga Kesehatan (Nakes) meninggal Dunia akibat terpapar Covid-19 di RSUD SK. Lerik Kota Kupang, Kamis (28/1/2021), pada pukul 09.19 Wira.

Sebelum meninggal, Almarhumah sempat menjalani perawatan di RSUD SK. Lerik Kota Kupang. Kondisinya makin memburuk hingga harus dirawat dengan intens. Usaha dari pihak Rumah sakit susah dilakukan dengan maksimal. Namun, ternyata usaha itu sia-sia. Dia kembali pada Sang Khalik.

Mendapati berita tersebut, puluhan Nakes duduk di lantai depan Rumah Sakit sembari meratapi kepergian salah satu Nakes Senior itu.

Kejadian itu pun bertepatan dengan kunjungan Wakil Gubernur NTT Josef Nai Soi bersama beberapa Pejabat Pemprov NTT lainnya di rumah sakit milik Pemerintah Kota Kupang tersebut.

Melihat kejadian itu, Wagub NTT yang menggunakan APD lengkap menghampiri mereka sembari menguatkan para tenaga kesehatan yang sedang menangis.

Nae Soi juga menyempatkan diri melayat nakes yang meninggal di ruang mayat. Dirinya menangis harus dihadapkan jenazah karena simpatinya.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi NTT sampaikan turut berduka cita. Mari kita sama-sama taati protap dan saling menguatkan satu sama lain,” imbuhnya.

Pihak keluarga bersama rekan-rekan kerja nakes sempat mendoakan jenazah. Salah seorang imam yang bertugas di Paroki Katedral Kupang dengan menggunakan APD lengkap sempat memberkati Jenazah yang berada dalam peti.

Dikutip dari Victory News, Direktris RSUD SK. Lerik Kupang dr. Marsiana Halek mengatakan bahwa ini adalah kejadian pertama Nakes yang meninggal. Sudah dirawat sebelumnya selama dua minggu di rumah sakit itu akibat penyakit jantung.

“Almarhum bernama Mama Romana, umur 50 tahun ke atas. Sudah dirawat dua minggu di sini. Ini yang pertama kali,” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, jenazah masih berada di RSUD SK. Lerik Kupang. Saat ini, rekan-rekannya sementara mempersiapkan prosesi penghormatan terakhir sebelum jenazah dimakamkan di Fatukoa. (Richi Anyan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *