Share:

Kalam Batu – Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Belu Dra. Freny Indriani Yanuarika dan Rinawati BR Perangin Angin, SE.,MM disambut secara adat saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Atambua Selatan, Jumat (26/8/2022).

Penyambutan secara adat itu dilakukan oleh Siswa-Siswi SMPN Asuulun dengan Tarian Likurai. Selain tarian Likurai, ada juga Hase-Hawaka atau sambutan menggunakan bahasa adat masyarakat Belu yang dilakukan oleh Lurah Lidak, Edmundus Nan.

Usai melakukan Hase-Hawaka, Ketua TP-PKK Kecamatan Atambua Selatan, Leonora Tae memberikan pengalungan Tais kepada Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Belu. Rombongan pun berjalan menuju lokasi kegiatan diiringi dengan Tarian Likurai.

Tarian Likurai sendiri merupakan sebuah tarian tradisional Masyarakat Kabupaten Belu. Tarian ini konon katanya ditiru dari gerakan tarian yang dibuat oleh para monyet usai mencuri hasil ladang masyarakat.

Pada jaman perang suku,  Tarian Likurai digunakan untuk menyambut kedatangan para pejuang suku yang menang dalam perang.

Pada jaman kerajaan, Tarian Likurai digunakan untuk menyambut para tamu kehormatan yang datang berkunjung ke kerajaan. Para tamu yang datang akan disapa secara adat dan dikalungi tais atau selendang sebagai tanda penghargaan dari raja kepada tamunya. Para tamu juga akan diiringi dengan Tarian Likurai.

Penghargaan terhadap tamu yang datang ini akhirnya diteruskan secara turun-temurun hingga saat ini. Maka, sudah menjadi kebiasaan orang Belu, mereka akan menyambut para tamu kehormatan dengan Tarian Likurai.

Untuk diketahui, Kunjungan Kerja Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Belu guna memastikan dua program utamanya yaitu Desa Sehat dan Belu Berbunga dilaksanakan sampai ke tingkat Desa. Sampai berita ini diturunkan, kegiatan Kunjungan Kerja masih sementara berlangsung. (Richi Anyan)


Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *