Share:

Belu, Kalam Batu – Bupati Belu dr. Agustinus Taolin, SpPD. KG-EH, FINASIM memberikan pesan kepada masyarakat terdampak Banjir Saroja di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Kamis (29/4/2021).

Pada tatap muka yang dilakukan di Aula Kantor Desa Tasain itu, Bupati Belu didampingi Kepala BPBD Kabupaten Belu Drs. Balthasar Bouk dan Camat Raimanuk  Drs. Tarsisius Edi.

Akibat badai tropis Seroja yang melanda wilayah NTT beberapa waktu lalu, masyarakat Kabupaten Belu juga terkena dampak bencana banjir di Kecamatan Raimanuk pada dataran rendah Desa Tasain di mana dari 9 dusun yang ada, sebanyak 5 dusun yang terkena dampak banjir yaitu Dusun Rerina, Dusun Motamaro, Dusun Auktuik B, Dusun Auktuik A, dan Dusun Futuneno/Fatuklabobi.

Pada sambutannya, Bupati Belu dr. Agustinus Taolin, SpPD. KG-EH, FINASIM berpesan kepada  masyarakat agar tabah menerima bencana yang terjadi sebagai ujian bagi umat manusia. Pemerintah akan mengupayakan bantuan yang layak dengan melibatkan semua lini.

“Kita harus menerima bencana itu sebagai ujian dan kita akan mengupayakan untuk membantu para korban bencana. Bantuan-bantuan sebagian sudah sampai pada tujuan. Sehingga masyarakat yang mengalami kerusakan rumah yang sementara ini masih numpang di keluarga masing-masing diberi bantuan hidup keluarga  Rp 500.000 per bulan. Sudah ada hibah tanah, sehingga akan ada pembangunan rumah bagi masyarakat yang mengalami bencana. Semuanya itu akan dikoordinasikan dengan dinas teknis baik dari pusat maupun Provinsi,” ungkapnya.

Sejumlah masyarakat korban banjir Saroja mengikuti tatap muka dengan Bupati Belu di Aula Kantor Desa Tasain, Kamis (29/4/2021)
Sejumlah masyarakat korban banjir Saroja mengikuti tatap muka dengan Bupati Belu di Aula Kantor Desa Tasain, Kamis (29/4/2021)

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Belu Drs. Baltasar Bouk berjanji akan fokus pada perumahan yang rusak akibat bencana banjir.

Terkait lahan pertanian, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dengan harapan agar PPL harus mendampingi Kepala Desa bersama Camat untuk mendata semua lahan pertanian yang rusak. Menurut pihaknya, lahan pertanian yang rusak belum ada laporan yang masuk. Karena itu, pihaknya untuk sementara waktu akan fokus pada perumahan yang rusak sambil mendata luas lahan yang rusak akibat banjir.

Dalam tatap muka tersebut dibuka ruang diskusi dan tanya jawab masyarakat yang hadir dengan Bupati Belu dan rombongan.

Turut hadir pula dalam tatap muka Bupati Belu bersama masyarakat tersebut, Sekretaris Dinas PUPR KKaupaten Belu, Kepala Puskesmas Tasain dan Kepala Desa Tasain bersama jajaran. (Richi Anyan)


Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *