Belu, Kalam Batu – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Ir. Abraham Paul Liyanto mengungkapkan siap mendukung Pemerintah Kabupaten Belu dalam bidang Pertanian dan Parawisata. Hal ini diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Kamis (12/8/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Abraham Liyanto bertatap muka langsung dengan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH, Finasim di ruang rapat Bupati Belu. Pertemuan itu pun dihadiri juga oleh Dandim 1605/Belu, Kajari Belu, dan perwakilan dari Polres Belu.

Bupati belu pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa adanya kerja sama apik antara Forkompimda dalam mewujudkan visi dan misi demi masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter, dan Kompetitif.

Di masa pandemi Covid-19 ini, Bupati bersama seluruh jajarannya berusaha sebisa mungkin melawan penyebaran virus mematikan itu. Selain itu, Bupati Belu bersama jajaran pun berjuang untuk mengatasi masalah ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

Terkait dengan masalah kesehatan, Bupati Belu mengungkapkan puji dan syukur kepada Yang Kuasa, karena atas perkenaan-Nya, saat ini masyarakat Belu bisa melakukan pengobatan gratis hanya menggunakan KTP.

“Puji Tuhan karena perkenaan-Nya sehingga Masyarakat Kabupaten Belu bisa berobat gratis hanya menggunakan KTP,” ucapnya.

Di bidang pertanian, Pemda Belu sedang berjuang mewujudkan Food Estate di Kecamatan Kakulukmesak. Karena itu, Pemda Belu pun sudah menyiapkan lahan seluas 160 Hektare untuk ditanami Jagung, Padi, dan Hortikultura. Rencananya, Presiden Jokowi sendiri akan meninjau langsung lahan tersebut. Karena itu, dirinya meminta dukungan pemerintah pusat.

“Dalam waktu dekat akan melakukan penanaman perdana. Air irigasi untuk sawah yang akan ditanami ini dan akan ditinjau oleh presiden RI seluas 7 hektar. Selain itu, kita juga sudah siapkan. Lahan tersebut akan ditanami jagung, padi, dan holtikultura,” ungkap dr. Agustinus Taolin.

Selain itu, Bupati Belu juga meminta dukungan dari pemerintah pusat di bidang Peternakan.

“Kami mohon dukungan dari pihak DPD RI termasuk peternakan, khususnya dalam program inseminasi buatan dan pengadaan bibit sapi betina termasuk peternak-peternak kecil seperti ayam dan lain-lain,“ ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPD RI Ir. Abraham Liyanto mengungkapkan maksud dan tujuan kunjungannya ke Kabupaten Belu. Dirinya mengungkapkan bahwa kedatangannya untuk mendukung Pemda Belu di Bidang Pertanian dan Peternakan. Untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya juga akan membawa para pengusaha untuk berinvestasi di Kabupaten Belu.

“Saya juga membawa pengusaha-pengusaha untuk mensuport Kabupaten Belu bahkan seluruh kabupaten di NTT ini. Terkait dengan pariwisata, yang paling utama yaitu di Belu itu ada Food Estate. Food Estate ini sendiri terkoneksi dengan program pusat untuk energi terbaharukan yakni listrik maupun juga tanaman itu tidak memakai pupuk anorganik tetapi pupuk organik,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa tugas DPD adalah untuk menghubungkan antara pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat. Selain itu, Kunjungan kerja yang dilakukan ini untuk membangun ekonomi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

“Saya ini sebagai anggota DPD RI untuk penghubung antara pusat dan daerah” tujuan dari Kunker ini juga bagaimana kita membangun ekonomi ini di tengah-tengah kesulitan seperti pandemi saat ini,” ucapnya.

Dirinya menambahkan bahwa Covid-19 ini memang ada dan sulit untuk mengatasinya. Karena itu, diharapkan untuk semua pimpinan OPD agar turun ke lapangan dan harus dekat dengan masyarakat untuk melihat secara langsung kesulitan yang di hadapi masyarakat.

Usai di lakukan pertemuan bersama Anggota DPD RI, Bupati Belu memberikan Cendra Mata berupa Tais Adat kepada Anggota DPD RI, Ir. Abraham Paul Liyanto. Untuk diketahui, kunjungan ini dilakukan bersama Staf Ahli DPD RI, Ir. Blasius Lema. (Richi Anyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *